fbpx
Visi Pengadilan Agama Probolinggo yakni : “Terwujudnya masyarakat Probolinggo yang berkeadilan, sejahtera dan berakhlak mulia”

Banding

  1. Pemohon Banding menghadap petugas Meja I dan mengajukan permohonan banding.
  2. Petugas mengklarifikasi nomor  perkara dan tanggal  putus dan melakukan  cross-check dengan Buku Induk Register.
  3. Petugas menghitung apakah permohonan diajukan masih dalam tenggang waktu 14 hari setelah putusan dibacakan/ diberitahukan.
  4. Terhadap permohonan banding yang diajukan melampaui tenggang waktu tersebut tetap diterima dan dicatat, kemudian Panitera membuat surat        keterangan bahwa permohonan banding telah lampau waktu.
  5. Petugas Meja I membuatkan SKUM.
  6. Petugas Meja I membuat Akta Pernyataan Banding yang ditanda tangani Pemohon Banding namun belum ditandatangani panitera.
  7. Pemohon Banding menyerahkan kepada pemegang kas (KASIR), Bukti Penyetoran Bank,SKUM dan Akta Pernyataan Banding.
  8. Kasir menerima Akta Pernyataan Banding disertai dengan asli SKUM dari Pemohon Banding.
  9. Kasir membukukan uang panjar biaya banding yang tercantum dalam SKUM pada jurnal Keuangan Perkara Banding.
  10. Petugas memberi nomor registrasi pendaftaran pada SKUM.
  11. Kasir menyerahkan kembali Akta Pernyataan Banding beserta asli SKUM kepada Pemohon Banding.
  12. Pemohon Banding menerima kembali Akta Pernyataan Banding dan SKUM dari kasir kemudian menyerahkan kepada petugas Meja II.
  13. Petugas menerima Akta Pernyataan Banding dan asli SKUM dari Pemohon Banding.
  14. Petugas menyerahkan Akta Pernyataan Banding kepada Panitera untuk ditanda tangani.
  15. Petugas mencatat dalam register induk perkara sesuai dengan nomor registrasi pendaftaran yang ada di dalam SKUM
  16. Petugas menyerahkan 1 (satu) rangkap Akta Pernyataan Banding yang telah ditanda tangani Panitera dan Stempel Pengadilan kepada Pemohon         Banding beserta lembar pertama SKUM
  17. Pelimpahan berkas permohonan banding oleh Petugas Meja II ke Petugas Meja III.
  18. Petugas melimpahkan berkas permohonan banding kepada Petugas Meja III melalui Panmud Hukum dengan menggunakan buku ekspedisi.
  19. Petugas Meja III melengkapi berkas permohonan banding dengan salinan putusan, akta pernyataan banding, dan relaas pemberitahuan isi putusan (jika ada).
  20. Petugas Meja III membuat daftar check-list kelengkapan berkas banding sebagai kontrol proses perkara.
  21. Pemberitahuan permohonan banding, memori banding, kontra memori banding, dan inzage.
  22. Petugas memberitahukan permohonan  banding kepada termohon banding/ terbanding.
  23. Pemberitahuan/penyerahan memori banding dan kontra  memori banding (jika ada) kepada masing-masing lawannya dengan menggunakan relaas pemberitahuan/penyerahannya.
  24. Menyampaikan relaas pemeriksaan berkas perkara (inzage) kepada pemohon dan termohon banding.
  25. Pengiriman berkas dan biaya perkara banding ke Pengadilan Tinggi Agama.
  26. Petugas menyerahkan Bundel A dan Bundel B yang sudah diteliti kelengkapannya ke Panitera  melalui Wakil Panitera untuk diteliti kembali sebelum dikirim ke Pengadilan Tinggi Agama.
  27. Panitera membuat Surat Pengantar pengiriman berkas  perkara banding ke Pengadilan Tinggi Agama yang dibuat dalam rangkap 4, : 2 rangkap           ditembuskan kepada para pihak, 1 rangkap untuk Pengadilan Tinggi Agama dan 1 rangkap disimpan sebagai arsip.
  28. Petugas mengirimkan Biaya perkara banding ke Pengadilan Tinggi Agama melalui bank.
  29. Petugas memasukkan Bukti setoran bank untuk perkara banding tersebut dalam bundel B yang dikirim ke Pengadilan Tinggi Agama.
  30. Petugas menggandakan berkas dari bundel A dan bundel B untuk disimpan sebagai arsip oleh Panmud Hukum.
  31. Petugas  mengirimkan asli Bundel A dan Bundel B perkara banding ke Pengadilan Tinggi Agama.
  32. Pengiriman Berkas Banding Selesai.

Video Profile

© 2017 Pengadilan Agama Probolinggo IT_Paprob
Ubah Bahasa »